RENUNGAN TENTANG HATI NURANI, PIKIRAN DAN KEKUATANNYA. Cetak E-mail
    Tulisan ini saya temukan ditempat sampah di sebuah Rental Photo Copy, mungkin karena salah photo copy, jumlahnya lima lembar tidak ada judul dan tidak ada pengarangnya, ( mudah mudahan temen temen ada yang tahu judul bukunya). setelah saya baca ternyata sangat bagus, semacam filsafat renungan. Mudah-mudahan dapat bermanfaat buat temen temen ditengah arus globalisasi ini.dimana kadang-kadang kita lupa siapa diri kita. Tks.
Manusia yang beriman adalah manusia yang bertaqwa kepada Tuhan, Manusia yang bertaqwa kepada  Tuhan adalah manusia yang tujuan, pikiran, perkataan dan berbuatannya selalu selaras dengan Hati Nurani nya atau tidak menyimpang dari hati nurani nya.·                    

        Manusia tidak perlu jauh jauh mencari Tuhan, karena tuhan berada dalam hati setiap manusia. Keberadaan tuhan di hati mausia dinamakan Hati Nurani. Hati Nurani adalah sumber kebenaran, cinta kasih dan semua kebaikan setiap manusia. Hati nurani selalu tulus membantu kita karena itu sebaiknya setiap insan harus dapat mengenali hati nuraninya masing masing.

        Bagaimana caranya mengenali suara hati nurani kita? Caranya dengan cara berhening dan berkonsentrasi pada sumber cahaya dan suara dengan terlebih dahulu menenangkan diri serta bernafas dalam dalam berkali kali. Bagi mereka yang rajin berdoa (seperti saya He3x...)  tentunya akan lebih mudah lagi  karena dengan berdoa secara khusuk berarti kita sedang berhening dan berkonsentrasi pada sumber cahaya  dan sumber suara, sehingga kita akan dapat melihat situasi yang sedang berlangsung dan mendengar dengan jelas bisikan hati nurani kita. Apabila hati dan pikiran kita telah menyatu dan harmonis, maka energi alam akan bekerja didalam diri kita dan kita akan mendapatkan visi yang benar dan petunjuk dalam upaya pencapaian tujuan kita. Bersambung ......


 

·                

 

           


Add as favourites (7) | Quote this article on your site | Views: 256

Comments (7)
1. Written by Putu Dharmalaksana on 28-04-2008 20:08 - Registered
 
 
:grin Nah, terusang sambungane, pang tawang carane berhening. Raga nyoba berhening di depan Komputer, trus ada gambare 'Maria Ozawa', ilang be heninge. ke ke.... :p
 
2. Written by atang on 05-05-2008 21:42 - Registered
 
 
engken kone lanjutane.....
 
3. Written by IDA KADE SADNYANA on 06-05-2008 14:30 - Registered
 
 
engsap buin carane nyelepang artikel
 
4. Written by ngurah yudhi on 12-05-2008 14:44 - Registered
 
 
:zzz
 
5. Written by IDA KADE SADNYANA on 13-05-2008 10:22 - Registered
 
 
RENUNGAN TENTANG HATI NURANI, PIKIRAN DAN KEKUATANNYA. (2) 
 
* Dalam menjalani hidup dan kehidupan kita sering dihadapkan pada suatu pilihan untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu. Pada saat pikian kita sedang harmonis (tidak dicemarkan oleh nafsu, ego dan emosi) maka pilihan atau tindakan kita akan benar, sebaliknya apabila pikiran kita sedang dipengarhi oleh nafsu, ego dan emosi maka pilihan dan tindakan kita akan sesat atau keliru. Hati nurani adalah percikan sinar Tuhan, karenanya hati nurani tidak akan menyesatkan kita, itulah sebabnya kita harus bersahabat dengan hati nurani, sebelum mengambil pilihan kita tanyakan dulu dengan khusuk kepada hati nurani kita. Bagaimanacara mengetahuinya? Bila perasaan hati nurani terasa begitu kuat terhadap salah satu pilihan, maka itulah pilihan yang tepat untuk kita tempuh. Biasanya pilihan hati nurani muncul pertama dan setelah itu tidak akan muncul lagi, yang ada hanya pilihan pilihan yang sudah tidak murni lagi, dan itu bukan pilihan hati nurani. 
 
* Percayalah hati nurani kita akan memberikan jawaban yang jujur dan benar, karena hati nurani kita bagian dari alam yang penuh kasih sayang dan selalu menerangi dan menjaga hidup kita dengan sangat serius, namun tidak semua orang menyadarinya, bahkan belum mengetahui bahwa alam memberikan kita kemampuan untuk menuntun perjalanan hidup kita dengan menggunakan hati nurani. Membina perasaan, hati dan pikiran agar selalu damai dan harmonis adalah langkah awal yang akan menumbuhkan inspirasi untuk menempuh jalan menuju tujuan hidup fundamental manusia melalui sasaran-sasaran yang kita pilih, orang yang hati dan pikirannya telah harmonis dan mantap mendukung pilihan jalan hidupnya mampu melangkah tenang tanpa keragu raguan dalam menjalani hidupnya. Bersambung ....
 
6. Written by Gede Subudi Antara Yasa on 15-05-2008 15:32 - Registered
 
 
...renungane melah.... 
kwale bes umum dan mungkin sedikit agak dangkal...
 
7. Written by IDA KADE SADNYANA on 21-05-2008 13:30 - Registered
 
 
di dalami sendiri dgn latihan secara rutin ok.
 

Only registered users can write comments.
Please login or register.

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya